Senin, 20 Februari 2017

Syarat pengajuan pinjaman usaha BPR Syariah Amanah Ummah

cara kredit | anda ingin meminjaman tambahan dana untuk mengembangkan usaha atau memulai usaha anda pada bank , namun anda khawatir akan adanya riba ? mungkin artikel kali ini akan cocok untuk solusi anda. karena prinsip pinjaman dana yang di cairkan menggunakan prinsip syariah yang Insya Allah tidak menimbulkan adanya riba.

Pinjaman untuk usaha dengan prinsip syariah ?

Adalah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Amanah Ummah atau disingkat dengan BPR Syariah Amanah Ummah adalah salah satu Bank Permbiayaan Rakyat Syariah yang tumbuh di Indonesia khususnya wilayah Bogor Barat yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam yang bertujuan diantaranya menumbuhkan ekonomi masyarakat atas dasar syariah Islam sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang nomor 10 tahun 1998. anda bisa meminjam dana dengan akad-akad perniagaan sesuai dengan prinsip syariah.

Artikel sejenis yang mungkin anda tertarik baca : Cara kredit motor tanpa bunga riba

Adapun akad yang ada pada Bank BPR Syariah Amanah Ummah adalah sebagai berikut :


Ijarah (IJR) adalah Akad sewa menyewa atas manfaat suatu barang dan/ atau jasa antara pemilik obyek sewa (Bank) dengan penyewa (nasabah) untuk mendapatkan imbalan berupa sewa atau upah bagi pemilik obyek sewa

Ijarah Multijasa (IMJ) adalah akad pembiayaan dimana bank memberikan pembiayaan kepada nasabah dalam rangka memperoleh manfaat atas suatu jasa. Dalam pembiayaan Ijarah Multijasa tersebut bank dapat memperoleh imbalan jasa/ujrah atau fee. Pembiayaan Ijarah Multijasa diperuntukan untuk biaya pendidikan dan kesehatan.

Mudharabah ( MDA ) adalah Akad kerjasama antara Bank sebagai pemilik dana (shahibul maal) dengan nasabah sebagai pelaksana usaha (mudharib) dimana keuntungan dibagi sesuai nisbah yang disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian ditanggung pemilik dana/modal.

Musyarakah (MSA) adalah akad kerjasama antara Bank dengan nasabah untuk usaha tertentu, dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian ditanggung oleh para pihak sebesar partisipasi modal yang disertakan dalam usaha

Qardhul Hasan (QH) dan Qardh (QR) adalah Akad pinjaman dana oleh nasabah kepada bank syariah tanpa imbalan dengan kewajiban pihak nasabah mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu. Qardhul Hasan dananya bersumber dari infaq dan shadaqah, sedangkan Qard umum dan Qard Haji bersumber dari modal atau laba bank.

mungkin anda tertarik membaca ini : cara pinjam usaha bank Muamalat

Untuk persyaratan dokumen pengajuan dana pinjaman di Bank BPR Syariah Amanah Ummah adalah sebagai berikut ini


Pegawai / Karyawan / Perorangan
Wirausaha
Perusahaan / Lembaga
1.        3 (tiga) lembar Foto Copy KTP Suami & Istri (bila sudah menikah) yang masih berlaku
2.        1 (satu) lembar Foto Copy Kartu Keluarga
3.        1 (satu) lembar Pas Foto Berwarna ukuran 4x6 Suami & Istri (bila sudah menikah)
4.        Foto Copy Mutasi Rekening Bank/Buku Tabungan (bila ada)
5.        Rekening Listrik/Telepon/PDAM/Gas (bulan terakhir)
6.        Foto Copy Buku Nikah (bila sudah menikah)
7.        Slip Gaji 3 (tiga) Bulan Terakhir + Surat Keterangan Bekerja
8.        Foto Copy Surat Jaminan (SHM/SHGB/AJB/AKTA HIBAH/BPKB)
1.        3 (tiga) lembar Foto Copy KTP Suami & Istri (bila sudah menikah) yang masih berlaku
2.        1 (satu) lembar Foto Copy Kartu Keluarga
3.        1 (satu) lembar Pas Foto Berwarna ukuran 4x6 Suami & Istri (bila sudah menikah)
4.        Foto Copy Mutasi Rekening Bank/Buku Tabungan (bila ada)
5.        Rekening Listrik/Telepon/PDAM/Gas (bulan terakhir)
6.        Foto Copy Buku Nikah (bila sudah menikah)
7.        Pembukuan Usaha minimal 6-12 bulan terakhir
8.        Foto Copy Surat Jaminan (SHM/SHGB/AJB/AKTA HIBAH/BPKB)
1.        3 (Tiga) Lembar Foto Copy Pimpinan dan Wakil Perusahaan
2.        1 (Satu) Lembar Pas Foto Berwarna 4x6 Pimpinan dan Wakil Perusahaan
3.        Akta Pendirian Perusahaan
4.        SIUP, NPWP, TDP
5.        Laporan Keuangan Perusahaan Neraca dan Laba Rugi 12-24 bulan terakhir dan Laporan Tahunan
6.        Foto Copy Surat Jaminan (SHM/SHGB/AJB/AKTA HIBAH/BPKB)
 sumber : http://www.amanahummah.co.id

Apakah diperlukan jaminan untuk melakukan pinjaman atau pembiayaan ?


dalam mengajukan pinjaman usaha dan pembiayaan lain dengan prinsip syariah di bank BPR Syariah Amanah Ummah anda akan diwajibkan untuk mencantumkan jaminan, sesuai dengan ketentuan bank, ada beberapa surat/barang jaminan yang bisa anda anggunkan yani :

mungkin anda tertarik membaca ini : Syarat dan cara ajukan Pinjaman usaha BRI syariah

1. SERTIPIKAT (SHM/SHGB) dilengkapi dengan : SPPT & STTS (tahun terakhir) dan IMB (bila ada)
2. AKTA (JUAL BELI/HIBAH) dilengkapi dengan :
  • SPPT & STTS (tahun terakhir)
  • Surat Keterangan Tidak Sengketa (dari desa)
  • Surat Keterangan Riwayat Tanah (dari desa)
  • Copy Letter C (dari desa)
  • Surat Keaslian Akta Jual Beli/Hibah
  • IMB (bila ada)
  • Bukti transaksi jual-beli (untuk jaminan masih atas nama orang lain)
3. KENDARAAN
 untuk jaminan kendaraan, anda bisa mencantumkan surat-surat berikut ini :
  • Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB)
  • Foto Copy Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Faktur kendaraan
  • Sertifikat Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK)
sedangkan jika surat jaminan diatas milik orang lain anda di wajibkan membuat Surat Kuasa Peminjaman Jaminan dari pemilik Jaminan

Untuk informasi lebih lanjut anda bisa datang ke kantor bank BPR Syariah Amanah Ummah terdekat di kota anda, atau anda bisa mengunjungi situs website nya di http://www.amanahummah.co.id/ , disana ada nomor costumer service yang mungkin bisa anda hubungi untuk bertanya lebih lanjut via panggilan telephone.

demikianlah artikel mengnai cara pengajuan pinjaman di Bank BPR Syariah Amanah Ummah, semoga bermanfaat dan menjadi alternatif solusi bagi anda, dan menambah wawasan bagi kita semua. sekian, salam.
gg

Syarat pengajuan pinjaman usaha BPR Syariah Amanah Ummah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ras Eko Budi Santoso

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, komentar yang mengandung spam dan terindikasi penipuan, berpotensi melanggar hukum mengandung kebencian SARA akan di tandai sebagai spam dan di hapus oleh admin.